Senin, 20 Mei 2013

Mimpi & Sekeping Doa


Pagi ini sungguh membuatku bahagia, kau tau kenapa? Karena kau hadir kembali di mimpiku, mimpi yang sangat indah, kau nampak lebih dewasa dengan busana hitam-hitam di mimpiku, padahal terakhir kali kita bertemu kau menggunakan busana bercorak hijau, hampir setahun yang lalu dan itupun tak sampai 5 menit kita berkata. Mungkin karena hati ini sangat merindukanmu sehingga ku memimpikanmu, atau mungkinkah kau merindukanku? Duhai kekasih hati?. Dalam mimpipun kita tak bicara, hanya saling pandang dan tersenyum indah, jujur itu senyum yang paling indah milikmu yang pernah ku lihat.

Di dalam mimpi ku sedang berjalan di sebuah padang rumput lalu menemukan sebuah rumah sederhana dua tingkat, setelah berada di depan rumah tersebut ku melihat ke arah atas dan kau ada di jendela yang terbuka melihat ke arahku dan tersenyum indah. hanya itu dan hanya sebentar tapi sungguh sangat membahagiakan hati ini. setelah terbangun dari mimpi ku panjatkan doa ke langit agar suatu saat nanti ku bisa bersama denganmu dalam satu jendela dan menatap indah pemandangan pekarangan, pemandangan mentari terbit dan tenggelam ataupun melihat bulan purnama berserta bintang – bintang penuh cahaya bersamamu cintaku.

Mimpi kadang bisa menjadi suatu isyarat terjadinya sesuatu, atau bahkan mimpi bisa menjadi sebuah kenyataan, ku berharap mimpi tadi malam bisa jadi kenyataan. Hehe  J   seperti deja vu. Entah mengapa semakin hari hati ini semakin berharap padamu, jika harapan hati ini tak mewujud dalam realitas, mungkinkah hati ini akan makin terluka?? Entahlah tapi sekarang ku harus terus berusaha melakukan hal – hal yang bisa membuat mimpi ini jadi nyata, ku tak ingin penakut seperti dulu, membohongi perasaan hati, dan salah melangkah. Semoga Pemilik Semesta selalu membimbing jalanku agar sesuai dengan keinginanNya. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar