Pagi ini sungguh membuatku bahagia,
kau tau kenapa? Karena kau hadir kembali di mimpiku, mimpi yang sangat indah,
kau nampak lebih dewasa dengan busana hitam-hitam di mimpiku, padahal terakhir
kali kita bertemu kau menggunakan busana bercorak hijau, hampir setahun yang
lalu dan itupun tak sampai 5 menit kita berkata. Mungkin karena hati ini sangat
merindukanmu sehingga ku memimpikanmu, atau mungkinkah kau merindukanku? Duhai kekasih
hati?. Dalam mimpipun kita tak bicara, hanya saling pandang dan tersenyum
indah, jujur itu senyum yang paling indah milikmu yang pernah ku lihat.
Di dalam mimpi ku sedang berjalan di
sebuah padang rumput lalu menemukan sebuah rumah sederhana dua tingkat, setelah
berada di depan rumah tersebut ku melihat ke arah atas dan kau ada di jendela
yang terbuka melihat ke arahku dan tersenyum indah. hanya itu dan hanya
sebentar tapi sungguh sangat membahagiakan hati ini. setelah terbangun dari
mimpi ku panjatkan doa ke langit agar suatu saat nanti ku bisa bersama denganmu
dalam satu jendela dan menatap indah pemandangan pekarangan, pemandangan
mentari terbit dan tenggelam ataupun melihat bulan purnama berserta bintang –
bintang penuh cahaya bersamamu cintaku.
Mimpi kadang bisa menjadi suatu
isyarat terjadinya sesuatu, atau bahkan mimpi bisa menjadi sebuah kenyataan, ku
berharap mimpi tadi malam bisa jadi kenyataan. Hehe J
seperti deja vu. Entah mengapa semakin hari hati ini semakin
berharap padamu, jika harapan hati ini tak mewujud dalam realitas, mungkinkah
hati ini akan makin terluka?? Entahlah tapi sekarang ku harus terus berusaha
melakukan hal – hal yang bisa membuat mimpi ini jadi nyata, ku tak ingin
penakut seperti dulu, membohongi perasaan hati, dan salah melangkah. Semoga
Pemilik Semesta selalu membimbing jalanku agar sesuai dengan keinginanNya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar