Pukul 23.54 malam tadi setelah
berbincang lama dengan ibunda yang sangat ku sayang, akhirnya badan ini bisa
rebah di kasur yang sejak sma menemaniku setiap malam, malam ini ku tak sempat
melihat bulan dan bintang tapi sebelum terlelap kutitipkan rinduku pada angin
malam yang menembus celah sempit jendela, semoga rinduku sampai kepadamu duhai
pemilik hatiku.
Malam tadi ku memimpikanmu masuk
dalam televisi, disitu para presenter membuka dengan prolog akan menghadirkan
seorang wanita yang beprestasi dan bla.. bla..
awalnya ku berpikir siapa sih bintang tamunya?? Tapi lama kelamaan diriku
berprasangka jangan – jangan itu dirimu dan di akhir prolog presenter
mengatakan wanita ini akan berjodoh dengan seorang lelaki indo, dan yang paling
membuat hatiku seperti di tusuk oleh seribu perdang ketika presenter itu
menyebutkan namamu dan kau pun keluar dari bilik kanan menggunakan baju
wisudaan, tapi karena sakit sekali hati ini mendengarnya diriku tak lagi
berpikir kenapa kau pakai baju wisuda dengan toga??
Sungguh urusan hati ini sangat
gilaaa.. dalam mimpi saja hati ini
saakiiiitt sekali mendengar dirimu akan menikah dengan orang lain, dan semoga
itu hanya mimpi yang tak akan pernah mewujud ke dunia nyata, sampai tulisan ini
di tulis hati ini masih menangis tanpa air mata, entahlah kenapa urusan hati
ini bisa sesakit ini. Ku ingin membuat mimpi indah bersamamu, setiap hari
seusai shalat ku panjatkan doa ke langit
ku berharap pemilik semesta menjodohkan kita di dunia dan surga. Aamiin.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar