Ingatkah kau betapa indahnya hujan
Kita pernah bertemu di jumat hujan
Kau sangat anggun dengan warna merah
Walau kita tak berkata lebih dari 5 menit
Tapi hujan seolah media penyampai isi hati
Selama itu pula jantungku berdetak kencang
Serasa hujan memainkan sebuah lagu cinta
Setiap tetesan hujan seperti denting piano
Sambut menyambut bagai instrumen puisi
Senyummu dikala itu menghangatkan suasana
Meski sudah dua tahun berlalu
Kenangan itu tak akan pernah hilang
Meski berusaha untuk melupakan
Tapi justru semakin terkenang
Apa kau masih ingat? Kenangan itu?
Ingin sekali kembali ke masa itu
Dan membuat pilihan-pilihan tepat
Menyambut mekarnya cinta
Mewujudkan isi hati menjadi realita
Ya Allah Kabulkanlah isi hati ini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar