Senin, 27 Mei 2013

Catatan Lama yang Indah


12 jam lebih terjadi pemadaman listrik dari tengah malam hinggan jam 1 siang, luar biasa di kota ini meski dekat dengan ibu kota tapi hal-hal seperti ini sering terjadi entah di pelosok mengalaminya juga atau tidak, meski listrik tak menyala dan mematikan aktivitas sebagian besar masyarakat termasuk penulis dalam  memposting tulisan di blog ini, tapi tak membuat penulis padam untuk terus merangkai kata-kata untuk pemilik hatiku yang berada jauh dari sini, ketahuilah cintaku tak pernah padam walau seluruh gardu PLN idak berfungsi.  J

Hari ini bongkar – bongkar kardus lama dan menemukan sebuah buku yang mengingatkanku pada dirimu wahai pemilik hatiku, buku yang dirimu juga membacanya, di awal buku itu masih tersimpan tulisan – tulisan ku yang menjadwal masa depan, kau tau salah satu poinnya ada dirimu bersamamu mengikat tali yang sangat kuat dalam sebuah prosesi yang sakral “akad nikah”, dan masih banyak poin – poin yang ku tulis di lembar – lembar awal buku itu, tapi entahlah kenapa poin-poin itu tidak terjadi sekarang dan banyak yang tidak sesuai, mungkin Pemilik Semesta menunda doaku dan memberikannya di saat yang tepat dan ketika itu terjadi maka itu adalah hadiah terindah dari pemilik semesta.


Ku renungkan kembali mungkin masih banyak amalku yang belum ikhlas, masih belum bisa menjadi laki-laki yang baik dan sejuta kekurangan lainnya, tapi buku lama ini selalu memberi kecerahan dalam hati dan semangat untuk tidak mudah menyerah terhadap realitas, mungkin ini yang selama setahun lebih ini hilang dariku. Mulai hari ini ku akan bawa terus buku ini dan mengamalkan isinya, semoga poin-poin yang kutulis mewujud dalam kehidupan ini secepatnya. Ya Allah Ampuni dosaku, dosa kedua orang tuaku, dosa guru-guruku, dan dosa kekasih hatiku, limpahkanlah keberkahan kepada mereka semua, mudahkan segala urusannya dan kumpulkan kami bersama di surgamu yang indah. Aamiin. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar