Kamis, 23 Oktober 2014

Apa yang banyak disesali orang di akhir hidupnya?
Bronnie Ware bekerja selama bertahun-tahun di rumah jompo. Dia banyak menemani penghuni panti di beberapa minggu terakhir hidup mereka. Bronnie menyimpulkan ada beberapa hal yang membuat orang jompo itu rata-rata menyesal di akhir hidup mereka.
Pandangan mereka mungkin berbeda dengan kita karena faktor budaya dan agama, tapi patut juga kita ketahui. Ini yang mereka sesali. Simak, ya.
1. Seandainya aku punya keberanian untuk hidup jujur pada diriku sendiri, bukan hidup yang diharapkan orang lain terhadapku.
2. Seandainya aku tidak bekerja terlalu keras.
3. Seandainya aku punya keberanian untuk mengungkapkan perasaanku.
4. Seandainya aku tetap berhubungan dengan teman-temanku.
5. Seandainya aku membuat diriku lebih bahagia.
Pelajaran hidup buat kita. Menyesal selalu datang belakangan. Yang datang duluan itu namanya harapan. Nah yang datang di tengah-tengah itu namanya selingan 


ini bukan urusan mereka

Bila engkau baik hati, bisa saja orang lain menuduhmu punya pamrih.
Bagaimanapun, berbaik hatilah.
Orang sering keterlaluan, tidak logis, dan hanya mementingkan diri sendiri.
Bagaimanapun, maafkanlah mereka.
Bila engkau berhasil, engkau akan mendapat beberapa teman palsu, dan beberapa yang sejati.
Bagaimanapun, jadilah orang yang berhasil.
Bila engkau jujur dan terbuka, mungkin saja orang lain akan menipumu.
Bagaimanapun, jujur dan terbukalah.
Apa yang engkau bangun selama bertahun-tahun mungkin saja dihancurkan orang lain dalam semalam.
Bagaimanapun, tetaplah membangun.
Bila engkau mendapat ketenangan dan kebahagiaan, mungkin saja orang lain jadi iri.
Bagaimanapun, berbahagialah.
Kebaikan yang engkau lakukan hari ini, mungkin saja besok sudah dilupakan orang.
Bagaimanapun, lakukanlah kebaikan.
Bagaimanapun, berikan yang terbaik dari dirimu.

Lihatlah, pada akhirnya ini adalah urusan antara kamu dan Tuhanmu, bukan urusan antara kamu dan mereka.