Rabu, 18 September 2013

*Kelilingilah

Kelilingilah diri sendiri dengan teman2 yang sibuk mengejar cita-cita, maka kita akan ikut mengejar cita-cita.

Kelilingilah diri sendiri dengan teman2 yang sibuk berkata baik, berbuat baik, maka kita akan ikut berkata baik, berbuat baik.

Kelilingilah diri sendiri dengan teman2 yang giat belajar, tak henti mencari ilmu, maka kita akan ikut giat belajar, tak henti mencari ilmu.

Kelilingilah diri sendiri dengan teman2 yang selalu menyemangati, berkata positif, memotivasi, maka kita akan ikut semangat, berkata positif dan termotivasi.

Kelilingilah diri sendiri dengan teman2 yang saling mengerti, menerima apa adanya, maka kita akan ikut saling mengerti, menerima apa adanya.

*Tere Liye


Selasa, 10 September 2013

Memilikimu



Saya mencintai sunset, 
menatap kaki langit, ombak berdebum
Tapi saya tidak akan pernah membawa pulang matahari ke rumah, 
kalaupun itu bisa dilakukan, tetap tidak akan saya lakukan

Saya menyukai bulan,
entah itu sabit, purnama, tergantung di langit sana
Tapi saya tidak akan memasukkannya dalam ransel,
kalaupun itu mudah dilakukan, tetap tidak akan saya lakukan

Saya menyayangi serumpun mawar
berbunga warna-warni, mekar semerbak
Tapi saya tidak akan memotongnya, meletakkannya di kamar
tentu bisa dilakukan, apa susahnya, namun tidak akan pernah saya lakukan

Saya mengasihi kunang-kunang
terbang mendesing, kerlap-kerlip, di atas rerumputan gelap
Tapi saya tidak akan menangkapnya, dibotolkan, menjadi penghias di meja makan
tentu masuk akal dilakukan, pakai perangkap, namun tidak akan pernah saya lakukan

Ada banyak sekali jenis cinta di dunia ini
Yang jika kita cinta, bukan lantas harus memiliki

Ada banyak sekali jenis suka, kasih dan sayang di dunia ini
Yang jika memang demikian, tidak harus dibawa pulang

Egois sekali, Kawan, jika tetap kau lakukan.
Lihatlah, tiada lagi sunset tanpa matahari
Tiada lagi indah langit tanpa purnama
Juga taman tanpa mawar merekah
Ataupun temaram malam tanpa kunang-kunang

Ada banyak sekali jenis cinta di dunia ini
Yang jika sungguh cinta, kita akan membiarkannya 
Seperti apa adanya
Hanya menyimpan perasaan itu dalam hati

Selalu begitu, hingga akhir nanti.

*Tere Lije,




Senin, 09 September 2013

Sosok Manusia..

Manusia...
sosok yang selalu meminta

sosok yang selalu memohon

sosok..  
yang selalu bertanya.

Ya Allah apakah harapan itu ada?
jika iya, terlalu mulukah kami mengharapkannya?

Ya Allah apakah keajaiban itu ada?
jika iya? akankah engkau berbaik hati memberikannya

dan Ya Allah apakah hidup itu adil??
jika iya dimanakah letak Keadilan Mu?

tak lelah kami berharap suatu saat
keajaiban dan keadilan itu datang
suatu saat janjimu akan tiba
kau sendiri yang mengurat kalimat indah itu di kitab suci

“dibalik kesulitan pasti ada kemudahan”

tapi bagaimana jika harapan itu semakin hari
semakin bagai kabut yang di gantang matahari meninggi

menguap...

bagai sisa sisa air di ember bocor
menghilang..

lelah sekali ditunggu
meski hanya untuk menyisakan sedikit asa
hingga kita membenci harapan harapan itu
karena seluruh sisa pengharapan sepertinya akan berakhir sia sia.